Skip to main content

TETAP HUSNUDZON KEPADA ALLAH

Tetap Husnudzon kepada Allah
Apapun yg Terjadi

Nabi NUH A.s belum tahu banjir
akan datang ketika ia membuat
kapal & ditertawai kaumnya …

Nabi IBRAHIM a.s belum tahu akan
tersedia domba ketika pisau nyaris
memenggal buah hatinya …

Nabi MUSA a.s belum tahu laut
akan terbelah saat dia diperintah
memukulkan tongkatnya …

Baginda Nabi MUHAMMAD SAW pun
belum tahu kalau Madinah adalah
Kota Tersebarnya Ajaran yang
dibawanya saat beliau
diperintahkan berhijrah …

Yang Mereka Tahu adalah bahwa
Mereka harus Patuh pada perintah
ALLAH SWT dan tanpa berhenti
Berharap yang Terbaik ..

Ternyata dibalik ketidaktahuan
kita, ALLAH telah menyiapkan
SURPRISE saat kita menunaikan
perintah-NYA …

Biasanya Tangan-tangan ALLAH
Bekerja didetik-detik Terakhir
dalam Usaha Hamba-Nya …

Kalaupun Hasil Yang kita Usahakan
Jauh dari Harapan bahkan
Menyakitkan, Jangan kita berkecil hati …

Karena Sering ALLAH mencintai kita
dengan cara2 yang kita benci…

Tetap HUSNUDZON kepada ALLAH
apapun yg terjadi …

ALLAH berfirman: “Boleh jadi kamu
membenci sesuatu, padahal ia
amat baik bagimu, dan boleh jadi
pula kamu menyukai sesuatu,
padahal ia amat buruk bagimu
Allah mengetahui sedang kamu
tidak mengetahui.” (Qs. Al Baqarah : 216)

SUBHANALLAH . .

Popular posts from this blog

55 KEUTAMAAN WANITA DALAM ISLAM

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim Point-point dari artikel ini terdapat di dalam kitab Kanzul 'Ummal, Misykah, Riadlush Shalihin, Uqudilijjain, Bhahishti Zewar, Al-Hijab, dan lain-lain, checking satu persatu belum dibuat. Mudah-mudahan dapat diambil ibrah darinya ... 1. Doa wanita lebih maqbul dari laki-laki karena sifat penyayang yang lebih kuat dari laki-l aki. Ketika ditanya kepada Rasulallah SAW akan hal tersebut, jawab baginda : "Ibu lebih penyayang dari bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia." 2. Wanita yang solehah itu lebih baik dari 1,000 orang laki-laki yang tidak soleh. 3. Seorang wanita solehah lebih baik dari 70 orang wali. 4. Seorang wanita solehah lebih baik dari 70 laki-laki soleh. 5. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya diibaratkan seperti orang yang senantiasa menangis karena takut kepada Allah SWT dan orang yang takut Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya. 6. Barang siapa yang memb...

KISAH NYATA KEAJAIBAN DAN KEHEBATAN SHOLAT TAHAJUD

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...  Jam menunjukkan angka 4 pagi. Suasana hening. Tak ada yang bergerak kecuali dedaunan pohon yang ditiup oleh angin malam hari. Ujung-ujung dahan merangkul jendela rumahku. Tiba-tiba alarm berbunyi. Khadijah langsung mematikan alarm. Bangun dan bergegas ke kamar mandi. Langkahnya begitu berat karena ia teng ah mengandung 8 bulan. Perutnya semakin membesar dan kakinya membengkak. Mudah lelah, nafasnya berat dan wajahnya pucat, matanya membengkak karena banyak menangis. Ia tetap bangun malam itu, padahal adzan subuh masih satu jam lagi. Khadijah adalah teman dekatku, usia perkawinannya sekitar tiga tahun. Pada saat diberitakan positif hamil, ia dan suaminya sangat girang membayangkan segera dapat menggendong anak pertamanya. Namun pada beberapa bulan usia kehamilannya di saat visit ke dokter spesialis kandungan, setelah mendapatkan pemeriksaan sebagaimana biasa, lalu dokter tersebut mengatakan bahwa bayi yang dikandungnya mengalami...

LEBIH JAHAT DARIPADA YANG ZINA

Seorang wanita dari Bani Israil datang menghadap kepada Nabi Musa AS dan berkata, “Ya Nabiyallah, saya telah berbuat dosa besar, dan kini saya bertaubat kepada Allah. Karena itu tolong doakanlah saya kepada Allah agar Dia mengampuni dosa saya dan menerima taubat saya!!” Nabi Musa berkata, “Apakah dosamu itu?” Wanita itu berkata, “Wahai Nabiyallah, saya telah berzina hingga mengandung dan punya anak, kemudian saya membunuh anak saya tersebut!!” Mendengar penjelasan tersebut, Nabi Musa langsung berkata keras, “Enyahlah engkau dari sini, wahai pelacur, jangan membakar kami dengan apimu!! Jangan sampai ada api turun dari langit dan membakar kami karena kesialanmu itu!!” Wanita tersebut keluar dengan hati hancur, tetapi ia tidak mau berputus asa dari rahmat Allah. Tidak lama berselang, turun Malaikat Jibril mendatangi Nabi Musa dan berkata, “Wahai Musa, Tuhanmu berkata kepadamu, mengapakah engkau menolak orang yang datang untuk bertaubat? Tidak adakah orang yang lebih jahat daripada dirinya...