Skip to main content

JATUH CINTA

Jatuh cinta tak pandang usia, tak
pandang status dan kedudukan..
Tatkala cinta menyapa, dunia
begitu indah penuh warna...

Jatuh cinta itu adalah manusiawi,
semua orang mengalami...
Namun,..kita harus pandai menjaga
kehormatan diri..

Sungguh... Nafsu itu sering
menipu, menawarkan berjuta
keindahan namun menyesatkan...
Maka..mintalah pada Allah Sang
Penggenggam Hati... Sang Pemilik
Rahasia Hati...agar cinta yang
bersemi di hati mendatangkan
ridha-Nya....

Titipkan rasa yang belum halal itu
pada pemilik-Nya...
Sejatinya jodoh itu bagian dari
rezeki...saat kita membuka mata
dan hati ia menghampiri...

Untuk menjemputnya diperlukan
ikhtiar yang sungguh-sungguh
serta meneguhkan keyakinan
dalam munajat do'a...

Andai dia pemilik tulang rusuk ini,
tentu tak kan tertukar...
Jangan ragu untuk meneguhkan
keyakinan akan hal ini...

Tugas kita sebagai insan yang
beriman adalah tekun dalam
perbaikan dari hari ke hari....
Nikmati penantian ini dengan tulus
ikhlas, karena janjinya adalah benar...

Bahwa seorang yang baik akan
mendapatkan pasangan yang baik
pula...
Namun adakalanya seseorang
yang baik tidak mendapatkan
pasangan sebaik dirinya, yakini ini
sebagai jalan terbaik agar kita
mampu menuntun pasangan agar
meniti jalan kebenaran...

Semoga jika saatnya telah tiba,
Allah menyatukan dua hati dalam
ikatan suci-Nya, bukan cinta tanpa
ikatan yang tak jelas ujung
pangkalnya, Aamiin..

Popular posts from this blog

55 KEUTAMAAN WANITA DALAM ISLAM

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim Point-point dari artikel ini terdapat di dalam kitab Kanzul 'Ummal, Misykah, Riadlush Shalihin, Uqudilijjain, Bhahishti Zewar, Al-Hijab, dan lain-lain, checking satu persatu belum dibuat. Mudah-mudahan dapat diambil ibrah darinya ... 1. Doa wanita lebih maqbul dari laki-laki karena sifat penyayang yang lebih kuat dari laki-l aki. Ketika ditanya kepada Rasulallah SAW akan hal tersebut, jawab baginda : "Ibu lebih penyayang dari bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia." 2. Wanita yang solehah itu lebih baik dari 1,000 orang laki-laki yang tidak soleh. 3. Seorang wanita solehah lebih baik dari 70 orang wali. 4. Seorang wanita solehah lebih baik dari 70 laki-laki soleh. 5. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya diibaratkan seperti orang yang senantiasa menangis karena takut kepada Allah SWT dan orang yang takut Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya. 6. Barang siapa yang memb...

KISAH NYATA KEAJAIBAN DAN KEHEBATAN SHOLAT TAHAJUD

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...  Jam menunjukkan angka 4 pagi. Suasana hening. Tak ada yang bergerak kecuali dedaunan pohon yang ditiup oleh angin malam hari. Ujung-ujung dahan merangkul jendela rumahku. Tiba-tiba alarm berbunyi. Khadijah langsung mematikan alarm. Bangun dan bergegas ke kamar mandi. Langkahnya begitu berat karena ia teng ah mengandung 8 bulan. Perutnya semakin membesar dan kakinya membengkak. Mudah lelah, nafasnya berat dan wajahnya pucat, matanya membengkak karena banyak menangis. Ia tetap bangun malam itu, padahal adzan subuh masih satu jam lagi. Khadijah adalah teman dekatku, usia perkawinannya sekitar tiga tahun. Pada saat diberitakan positif hamil, ia dan suaminya sangat girang membayangkan segera dapat menggendong anak pertamanya. Namun pada beberapa bulan usia kehamilannya di saat visit ke dokter spesialis kandungan, setelah mendapatkan pemeriksaan sebagaimana biasa, lalu dokter tersebut mengatakan bahwa bayi yang dikandungnya mengalami...

LEBIH JAHAT DARIPADA YANG ZINA

Seorang wanita dari Bani Israil datang menghadap kepada Nabi Musa AS dan berkata, “Ya Nabiyallah, saya telah berbuat dosa besar, dan kini saya bertaubat kepada Allah. Karena itu tolong doakanlah saya kepada Allah agar Dia mengampuni dosa saya dan menerima taubat saya!!” Nabi Musa berkata, “Apakah dosamu itu?” Wanita itu berkata, “Wahai Nabiyallah, saya telah berzina hingga mengandung dan punya anak, kemudian saya membunuh anak saya tersebut!!” Mendengar penjelasan tersebut, Nabi Musa langsung berkata keras, “Enyahlah engkau dari sini, wahai pelacur, jangan membakar kami dengan apimu!! Jangan sampai ada api turun dari langit dan membakar kami karena kesialanmu itu!!” Wanita tersebut keluar dengan hati hancur, tetapi ia tidak mau berputus asa dari rahmat Allah. Tidak lama berselang, turun Malaikat Jibril mendatangi Nabi Musa dan berkata, “Wahai Musa, Tuhanmu berkata kepadamu, mengapakah engkau menolak orang yang datang untuk bertaubat? Tidak adakah orang yang lebih jahat daripada dirinya...